Medically Reviewed by: dr Aditya Nugroho - Health Communicator Kalbe Nutritionals
Ringkasan:
Smoothie bowl dapat menjadi pilihan menu sarapan praktis bagi Anda yang memiliki waktu terbatas, tetapi tetap ingin merasa kenyang lebih lama.
Dibandingkan makanan tinggi gula atau karbohidrat sederhana, smoothie bowl yang dipadukan dengan buah, sumber protein, dan bahan tinggi serat seperti oats atau chia seed dapat membantu memperlambat penyerapan karbohidrat sehingga kenaikan kadar gula darah menjadi lebih bertahap.
Artikel ini menyajikan resep smoothie bowl seperti Blueberry, Pomegranate Raspberry, hingga Banana Smoothie Bowl, yang mudah dibuat, padat nutrisi, dan menggunakan kombinasi bahan yang dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap lebih stabil.
Mencari ide menu sarapan atau camilan yang praktis bisa menjadi tantangan di tengah waktu yang terbatas dan aktivitas yang sudah menanti. Akibatnya, banyak orang memilih menu yang mudah disiapkan, tetapi belum tentu dapat membuat kenyang lebih lama. Padahal, pilihan menu sarapan yang tepat dapat membantu menjaga energi dan mengurangi keinginan untuk ngemil sebelum waktu makan berikutnya.
Salah satu menu yang bisa menjadi pilihan adalah smoothie bowl. Selain mudah dibuat hanya dalam beberapa menit, smoothie bowl juga dapat dikombinasikan dengan berbagai bahan yang kaya serat dan protein.
Tidak semua smoothie memberikan manfaat yang sama. Agar lebih mengenyangkan dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, Anda perlu memperhatikan kombinasi bahan yang digunakan. Idealnya, smoothie mengandung sumber serat dan protein yang dapat membantu memenuhi kebutuhan serat harian orang dewasa, yaitu sekitar 25-30 gram per hari.
Selain itu, Anda juga dapat menambahkan bahan yang kaya serat larut dan protein ke dalam smoothie yang mengandung sumber karbohidrat. Kombinasi ini dapat membantu memperlambat pengosongan lambung dan penyerapan karbohidrat sehingga kenaikan kadar gula darah menjadi lebih bertahap. Hasilnya, rasa kenyang dapat bertahan lebih lama dan lonjakan gula darah dapat ditekan.
Berikut adalah 7 inspirasi resep smoothie bowl tinggi serat yang mudah dibuat di rumah.

Image: diabetesfoodhub
Informasi nilai gizi (per sajian):
Total kalori: 220 kkal
Karbohidrat: 39 gram
Lemak: 2 gram
Serat: 7 gram
Protein: 14 gram
Bahan smoothie:
1 cangkir blueberry beku
½ cangkir susu skim
1 sachet Nulife Sweetener
1 buah pisang matang ukuran sedang
1 cangkir Greek yoghurt
1 sendok teh ekstrak vanila
Bahan topping:
½ cangkir blueberry segar
2 sendok teh granola rendah lemak
2 sendok teh chia seed
1 sendok teh bubuk kayu manis
Cara membuat:
Blender semua bahan smoothie hingga halus.
Tambahkan 1 sachet Nulife Sweetener, lalu blender kembali hingga tercampur rata.
Bagi smoothie ke dalam dua mangkuk saji.
Tambahkan blueberry segar, granola rendah lemak, chia seed, dan bubuk kayu manis sebagai topping pada masing-masing mangkuk.
Blueberry smoothie bowl siap disajikan.

Image: diabetesfoodhub
Informasi nilai gizi (per sajian):
Total kalori: 180 kkal
Karbohidrat: 31 gram
Lemak: 5 gram
Serat: 8 gram
Protein: 8 gram
Bahan smoothie:
1 cangkir tahu sutra, tiriskan
30 ml jus delima (pomegranate)
½ cangkir raspberry beku
1 sachet Nulife Sweetener
Bahan topping:
2 sendok makan biji delima (pomegranate)
¼ cangkir muesli (campuran biji-bijian utuh dan buah kering)
Cara membuat:
Blender semua bahan smoothie hingga halus, lembut, dan berwarna merah muda.
Bagi smoothie ke dalam dua mangkuk saji.
Tambahkan biji delima dan muesli sebagai topping pada masing-masing mangkuk.
Pomegranate raspberry smoothie bowl siap disajikan.

Image: diabetesfoodhub
Informasi nilai gizi (per sajian):
Total kalori: 260 kkal
Karbohidrat: 34 gram
Lemak: 10 gram
Serat: 7 gram
Protein: 11 gram
Bahan smoothie:
¾ cangkir susu almond tanpa gula
½ cangkir Greek yoghurt rendah lemak tanpa rasa
1 cangkir buah beku (pilih sesuai selera atau buah yang tersedia di rumah)
2 cangkir bayam
1 buah pisang beku ukuran sedang
1 sachet Nulife Sweetener
Bahan topping:
½ cangkir granola rendah gula (campuran biji-bijian utuh dan buah kering yang dipanggang dengan pemanis alami, seperti madu, serta sedikit minyak)
Cara membuat:
Blender semua bahan smoothie hingga halus dan lembut.
Tambahkan 1 sachet Nulife Sweetener jika Anda menginginkan rasa yang lebih manis tanpa tambahan kalori, lalu blender kembali hingga tercampur rata.
Bagi smoothie ke dalam dua mangkuk saji.
Tambahkan granola sebagai topping pada masing-masing mangkuk.
Smoothie bowl siap disajikan.

Image: diabetesstrong
Informasi nilai gizi (per sajian):
Total kalori: 166 kkal
Karbohidrat: 4,1 gram
Lemak: 9,2 gram
Serat: 3,3 gram
Protein: 17,6 gram
Bahan smoothie:
125 ml susu almond tanpa gula
50 g strawberry, potong kecil
750 ml es batu
40 g bubuk protein
1 sendok makan minyak kelapa
1 sachet Nulife Sweetener
Cara membuat:
Blender es batu hingga halus
Masukkan susu almond, strawberry, bubuk protein, minyak kelapa, dan Nulife Sweetener, lalu blender kembali hingga halus, lembut, dan berwarna merah muda.
Bagi smoothie ke dalam dua mangkuk saji.
Tambahkan topping sesuai selera, seperti potongan strawberry.
Smoothie bowl siap disajikan.

Image: diabetes.dk
Informasi nilai gizi (per sajian):
Total kalori: 195 kkal
Karbohidrat: 19 gram
Lemak: 8 gram
Protein: 7 gram
Bahan smoothie:
240 gram buah beri merah (segar atau beku)
200 ml yoghurt rendah lemak
½ sendok teh vanila bubuk
1 sachet Nulife Sweetener
Bahan topping:
2 sendok makan chia seed
4 sendok makan irisan tipis kelapa
1 buah segar yang diiris (pilih sesuai selera, misalnya 80 g mangga, 150 g strawberry, atau 50 g pisang)
Cara membuat:
Blender buah beri, yoghurt, dan vanila bubuk hingga halus.
Tambahkan 1 sachet Nulife Sweetener jika Anda menginginkan rasa yang lebih manis, lalu blender kembali hingga tercampur rata.
Bagi smoothie ke dalam dua mangkuk saji.
Tambahkan chia seed, irisan tipis kelapa, dan buah segar sebagai topping pada masing-masing mangkuk.
Smoothie bowl siap disajikan segera.

Image: diabetesvic
Informasi nilai gizi (per sajian):
Total kalori: 358 kkal
Karbohidrat: 58 gram
Lemak: 5 gram
Serat: 7 gram